Oleh: yukez | Oktober 4, 2013

SOAL LATIHAN PENJAS UTS KELAS 10

klik di sini –> SOAL LATIHAN PENJAS UTS KELAS 10 SMT GENAP 2013

P1030917

Iklan
Oleh: yukez | Juni 25, 2013

Menembus Keterbatasan Diri

Pendakian 2 Puncak Gunung dalam 3 Hari.

Di Gunung Gede

Usia memang mempengaruhi kebugaran jasmani, tapi daya juang akan menjadikan kekuatan jasmani berlipat-lipat.

Ini yang ku alami saat mendaki 2 gunung yaitu Gn. Gede dan Gn. Pangrango (15-17 Juni 2013).  Kegiatan pendakian tersebut sebenanranya terjadi secara mendadak. dan Kondisi kesehatan saya pun sedang dalam kondisi kurang fit karena sedang flu berat. Tapi karena kerinduan menggapai Gede-Pangrango begitu menggoda maka saya pun langsung tancap gas…

Berangkat dari bogor sore hari saat itu hari sabtu, wahhh lupaaa kalau hari itu hari sabtu..kebayang macetnya jalur puncak…maka kami berkumpul di bawah jembatan penyebrangan dekat pool Damri kota bogor  bersama abi, dumeh, Yudha, Gevin, Aryo dan Frisky. Sesuai rencana awal kita bertujuh akan menyewa angkutan dari bogor menuju cibodas, didapatlah angkot 01 jurusan ciawi-baranangsiang yang mau mengantarkan kami sampai cibodas. maka ransel-ranselpun dinaikkan ke angkot, angkot melaju membelah jalur tol Bogor -Ciawi, belum juga samapi ciawi..stuck…anngkot terjebak dalam macet yang panjang di jalan tol..hadeuhhh…sampai batre bbku habis akhirnya angkot secara perlahan sampai di ciawi waktu magrib.. dan si sopirpun menyerah serta inkar janji dan memohon maaf bertubi-tubi pada kami bahwa dia tak sanggup lagi membawa kami ke cibodas karena mobilnya katanya gakk kuateun nanjak hehhe, tambah malam aja kami di ciawi, ya aampunnn padahal kalau normal jalur bogor ciawi bisa di tempuh dalam waktu 10 menit saja..lha..ini kok berangkat ashar-sampe ciawi magrib…tau kan jarak bogor -ciawi? dekeeeeeeeeeeeeeeeeet pisan…

Lapar mendera, maka warteg pojokan ciawi jadi sasaran amuk perut tujuh pendaki yang kelaparan..hadeuhhh sudah gelap begini masih di ciawi..capee dehhh… setelah selsai isi manunisi perut,, akhirnya kami memilih mencari angkot Ciawi-Cisarua. dan ketemu sopir yang sepakat mau membawa kami sampe cibodas. sampai di cibodas sdh jam 9 malam…lewatin aja ya cerita macet dari ciawi ke pertigaan tagog…

Tiba di cibodas langsung ke Posko Green Ranger untuk ambil Simaksi ( surat izin pendakian) kemudian numpang sholat, lalu ngopi segalas dan streechng lalu berdoa…..bsmillah…brangkatttt dalam gelap….jam menunjukkan pukul 10.30. setelah menunjukkan surat izin mendaki ke petugas pos jaga TNGP kami kembali melangkah menembus gelap dan dinginnya Hutan gunung Gede. sudah hampir setahun tak mendaki Gede-pangrango, sampai di telaga biru ada kesedihan menghampiri..biasanya di shelter telaga biru ini tempat mengupulkan energi yang mulai terkuras terdengar gemericik air..kini..saluran air itu masih ada..namun airnya kering..saya menduga…mungkin Gede Pangrango sudah mengalami kerusakan parah, atau saluran ttersumbat. maka teka-teki keringnya saluran air di telaga biru terjawab setelah kami sampai di jembatan/ rawa, hmmmm ternyata aliran air tersubat disini dan entah berbelok kemana….peluh-peluhpun berjatuhan disekujur tubuh membasahi kaos yg kamim kenakan..beberapa saat kami harusnterhenti karena kodisi saya dan gevin yg sedang flu berat mengalami kesulita bernafas…ya ampunnnn capekkk banget rasanya lagi flu mendaki gunung..eungapp bray…

malam semakin gelap..kami terus merangsek naik menapaki tangga tangga alam di jalur gede-pangrango, sampai shelter panyancangan badak atau pertigaan ke curug cibeureum kami kembali beristirahat.. terlhat di shelter ada beberapa pendaki yang sedang tidur..mungkin akan melanjutkan perjalanan esok hari. setelah lelah hilang dan energi terkumpul kami lanjutkan pendakian..jalanan semakin menanjak dan suhu udara malam semakin menusuk tulang..kami harus tetap melangkah agar tubuh kami tidak kaku kedinginan…tekapak tangan-tangan kami mulai membeku di terpa dinginnya udara hutan gunung gede-Pangrango. sesuai Target kami akan nge-vamp di shleter air panas, disana kami sampai pukul 03,00, tenda di buka dan kami beristirahat di sana sampai pagi menjelang.

Shelter Air Panas-Gn.Gede

Pagi menjelang, matahari menampakkan kehangatannya menembus tenda kami, waktunya masak, kami bergeas berbagi tugas untuk memasak, ada yang mengambil air, cuci beras, masak , kumpulin sampah dll. kebersamaan memang sangat kental kami rasakan, Setelah selsai makan/ sarapan pagi kami bergegas membongkar tenda dan melanjutkan perjalanan menuju pos Kandang badak. tiba di Pos Kandang badak Pukul 11.00 siang, kami istirahat sebentar dan mengganjal perut dengan dua lapis roti campur susu. Sengaja kami tak memasak karena akan menyita waktu. setelah istirahat dirasa cukup maka kami lanjutkan perjalanan menuju Puncak Gunung pangrango.

Peluh mulai mengucur deras badan mulai meliuk-liuk, mengangkangi, iarap untuk enaklukan rintangan jalur pendakian pangrango. beda sekali dengan jalur pendakian gunung gede.. jalur pagrango cukup curam dan banyak tanjakan-tanjakan ekstrim, pohon-pohon tumbanag tak terhitung menghalangi laju langkah kami, kadang kami harus berterimakasih pada akar-akar pohon yang sangat membantu menjadi pegangan atau tangga untuk melangkah agar kami sedikit-demi sedikit sampai di puncaknya.

Beberapa kali kami harus istirahat untuk menenangkan degup jantung yang kian memburu. Saya pribadi begitu kepayahan dengan kondisi flu berat, sulit sekali bernafas. 2 kali paha mengalami kram….pendakian kali ini terasa teramat berat. mental dan spirit mulai menurun kala fisik mulai melemah, ingin saat itu rasanya berhenti dan balik kanan turun. Tapi hati kecil mengatakan “aku harus sampai di puncak pangarango”. dan…akhirnya   dengan susah payah aku pinjakkan kaki ku di puncak pangrango kembali…tubuh tersungkur bersujud sukur dan menangis, sambil mnegucap takbir….betapa beratnya menjelajahi CiptaaNYA. bagaimana aku menghadapi segala siksaNYA? ampuni aku Ya Alloh…..air mata meleleh..dan hati kembali membaja….aku masih mampu…..

Tak Lama..abi dan dumeh menyusul memuncaki pangrango… tak berapa lama kami abadikan moment tersebut dengan photo-photo, tak berapa lama datang pula rombongan pendaki dari arah lain..dan bertanya kepada kami puncak pangrango..mana kata mereka….ya ini punak pangrango bang! spontan mereka teriak menandakan kemenangan telah mereka raih…akgirnya kami sama-sama berphoto ria….

Di Puncak Gn. Pangrango bersama pendaki lainnya.

Sementara menikmati puncak Pangrango kami menunggu kedatangan Yudha, Gevin, Aryo dan Frisky, lama juga menunggu mereka, sedang perut pun sudah seriosa…harus segera masak nih..maka diputuskan untuk menuju ke lembah mandalawangi dan ng-camp disana, lalu setelah meninggalkan petunjuk arah untuk Yudha cs..kami bergegas menuju lembah mandalawangi…dan sesampainya di lembah mandalawangi…hamparan edelweiss seolah menyambut kedatangan kami. seperti berada di alam lain…syurga mandalawangi…. jutaan edelweiss terhampar membentang seluas puncak gunung pangrango dan kita berada ditengah-tengahnya, menakjubkan…eitss satu lagi yang menakjubkan….gunung mana yang memeiliki aliran air di punccaknya? saya pikir hanya puncak pangrango yang memiliki aliran sungai kecil lebih tepatnya…menakjubkan bukan?

Suhu di punccak pangrango begitu dingin membeku sya ingin menikmati kebekuan ini dengan membuka kaos..dan berrrrrr…sensasional…dinginnya membuat tubuh bergetara hebat…maka ku pakai saja jaket wind breaker…hehehe….dingiiiinnnnn…. tak berapa lama Yudha, gevn, aryo dan frisky tiba di mandalawangi….. kami langsung mendirikan tenda di bahwah rimbunan pohon rasamala..kalau mendirikan tenda di tengah padanag mandalawangi bisa terbang tuh tenda tengah malam nanati di terjang badai gunung. langsung masak dan…tik..tik..tik…hujan turun menderas…maka acara masak puun bubar..kami bergegas masuk tenda karena hujan lagsung turun dengan lebatnya….karena kelelahan dan cuaca dingin kami akhirnya terlelap tertidur sampai pukul 20.00 malam…kriukk..kriuukk…perut berbunyi..lapaaaaaarrr.. masak ah…maka saya bangunkan semuanya dan hujanpun reda…kami lanjutkan masak untuk makan malam. tak banyak yang bisa dilakukan setelah makan malam di puncak pangrango selain kembali masuk tenda dan menikmati tidur dalam dekapan dinginnya mandalawangi…..

bersambung…hari ke 2. pemuncakan puncak gede.

 

Oleh: yukez | Mei 2, 2013

Serunya Belajar Lompat Tinggi

MENANAMKAN NILAI-NILAI SPORTIFITAS DAN DAYA JUANG

MELALUI PEMBELAJARAN LOMPAT TINGGI

( GAYA STRADDLE)

lompat tinggi Gaya Straddle

Belajar Penjas itu menyenangkan, belajar penjas itu ajang mengekspresikan diri, dalam penjas akan menumbuhkan berbagai sikap serta perilaku juga mengungkap jati diri, memahami kemampuan dan keterbatasan diri yang akan berujung pada pembentukan karater dan sikap Soprtif dan daya juang.

Pengalaman mengejar seru dengan materi lompat tinggi merupakan moment yang sangat menyenangkan karena pesrta didik akan berkompetisi menjadi yang tertinggi melompati mistar yang harus di lompati. Ketika seorang peserta didik mendapatkan giliran melompat, ia benar-benar akan mengeluarkan segenap kemampuan daya ledak lompatannya, dengan menyatukan segenap teori yang telah diberikan oleh sang guru ia mengambil ancang-ancang, berlari, berbelok lalu melakukan lompatan..jump…..brukkkk.. jatih di matras tanpa menyentuh mistar..maka tepuk tangan riuh rendah gegap gempita diberikan oleh rekan-rekan sekelasnya atas kemampuannya melakukan lompatan. semua peserta didik saling mendukung, saling memotivasi temannya untuk mampu melewati mistar target lompatan, bahkan sampai memotivasi dengan kalimat ayo…kamu bisaa….dan tenaga pun bertambah dengan suntukan semangat dari rekan-rekannya…

Jika siswa mampu melewati batas lompatan misalnya 100 cm, maka ia harus melakukan lompatan yang kesekian kalinya agar mampu melewati ketinggian yang lebih dari yang baru saja dia lewati, Peserta didik yang gagl atau tak mampu melewati lompatan yang di tentukan ia akan berhenti dan takkan merasa kecewa karena dia sadar kemampuan lompatannya sudah maksimal, apakah peserta didik yang gagal melewati lompatan yang ditentukan akan murung? dalam belajar lompat tinggi hal itu tidak terjadi, sebaliknya mereka yang gagal akan menyemangat rekan-rekannya yang terus melaju dengan rintangan mistar yang semakin tinggi dan tinggi lagi. Disinilah seru nya….Penanaman sikap sportifitas benar-benar tertanam pada sanubari peserta didik.

CITIUS…ALTIUS…FORTIUS…!

Oleh: yukez | April 4, 2013

LOGO GIRIWANA SMA YPHB

LOGO BARU PENCINTA ALAM “GIRIWANA” SMA YPHB Kota Bogor.

LOGO GIRIWANA

Oleh: yukez | Februari 24, 2013

Arung Jeram di Sungai Cisadane

a5

Mendengar 2 kata “Arung Jeram” mungkin bagi anda sudah tak asing lagi, Arung jeram bisa dikatakan olahraga alam, karena memang kegiatannya di alam ( sungai) dan menggunakan otot-otot besar dalam aktifitasnya. Kata Arung Jeram berasal dari 2 kata yaitu ” Arung” dan ” Jeram”. Arti kata ” Arung” yaitu mejelajahi, menempuh dengan kesukaran dan ” Jeram” berdasarkan kamus bahasa yaitu aliran air yang deras dan menurun ( air terjun di sungai ). Jadi pengertian arung jeram adalah kurang lebih “kegiatan mengarungi arus sungai yang deras dengan penuh perjuangan menghadapi segala tantangan dan kesulitan yang dihadapi di sungai yang diarungi….begitulah kira-kira…setujuuu tidakkkk??? hehehe….

Sabtu, 23 Pebruari 2013 saya dan 9 orang anggota Pencinta Alam Giriwana SMA Plus YPHB mengadakan kegiatan Arung Jeram di sungai Cisadane. Awalnya anggota yang mau ikut cukup banyak..namun dengan berbagai alasan and finally…ngan satengahna yang ikut…..nyaris gak jadi…tapi saya tetap bersikukuh…kita tetap berangkat mas bro….saeutik nu penting mahi….jangan di undur lagi…..susah lagi cari waktu kegiatan di alam bebas….

Berangkatlah kami dari sekolah pukul 9…janjian pukul 8…karetttttt kolor pisan Indonesia mah sodara-sodara….  tiba di rumah alfi di ciherang pukul 10.00 wakti Ciherang, cuaca waktu itu mendukung….namun mendung bergelayut…harap-harap cemas juga nih…takut banjir…..pas Tiba di rumah Alfi…waoooww…tuh rumah gede banget…katanya sih ada ruang bawah tanah juga….. di ruang depan sudah di sediakan makanan poengganjal perut khas Indonesia..Onde-onde dan Buras…mantabss…habis 2 buaras dan 2 Onde-onde saya….. tak lama duduk duduk di teras depan rumah alfi…seorang Guide dari pengelola Rafting datang dan komando dia ambil alih…kita langsung disuruh untuk ganti baju dan celana…gak boleh pake bahan jeans….sendal boleh dipake resiko hilang hanyut di air sendalnya tangungjawab sendiri hehehe…

Langsung setelah ganti baju siap basah…kita membentuk lingkaran dan melakukan stretching…lalu Instruktur Rafting memberikan sedikit pengarah dalam menggunakan alat dan dayung serta lainnya….tak lama kemuadian beragkattttt kita dengan menaiki kendaraan bak terbuka menuju Sungai Cisadane… hanya butuh waktu 5 menit untuk sampai ke Starting point..disana sudah menunggu 3 perahu karet… 2 untuk kami dan 1 perahu untuk tim rescue….

A4

Jreng..jreng petualangan di mulai…..majuuuuu….kiriii..kanan mendayung…..aliran sungai di starting point ini masih tenang…disini guide yang duduk paling belakang mencoba menerapkan apa yg tadi di jelaskan…kiri maju kanan mundur….maka perahu pun jadi berputar ke kiri… kiri mundur kanan majuuuu…maka perahu berputar kek kanan….stop…dayung di angkat…..bomb…..kami harus merunduk …kalau gak mau leher putus kesabet pohon dan ranting pohon yang menjuntai ke sungai heheh…..lalu majuuuuuu…kami mendayung bersama….huhhh peluh mulai mengucur…..bener bener asoyyyyy….bener-bener olahraga nih namanya…..

jeram demi jeram kami lalaui…..hujan pun deras mengiringi perjalanan kami..antara rasa seru dan was-was..kami terus mendayung seirama….seru karena berhasil melalaui jeram-jeram dahsyat…..dan sulit…was-was karena hujan turun berarti bisa saja di hulu sungai banjir…ini yang bahaya kata guide…kalau banjir arus sungainya dari bawah….perahu bisa tak tterkendali….widihhhh sereemmmmmmm….

yang paling seru sih di jeram yg ketiga perasaan…posisi saya dan yudha di paling depan…jeram itu mengalir menabrak dinding cadas yang menceruk….seperti goa…otomatis perahu menabrak diding cadas brakkk. hidup perahu karet mneyelusup ke cerukan cadas,,,dan mukaaaaaaa…saya sama yudha nyaris hancur…3 cm depan cadas keras itu,…..Masya Alloh…sensasional…gilaaaaa…..hahahhaa…. lalu perintah mundurrr… dayung pun di kayuh mundur..lepaslah dari cerukan batu cadas itu… majuuuu lagiiiii…mantaaabss…. Jeram 80 derajat di depan sudah menunggu…. what 80 derajat…iyalah…bendungan….persis 80 derajat berarti kali ini perahu dan segala isinya bakal terjun bebas….bumb….. air mulai tenang…mengalir..saya bilang ke anak-anak,,,,kalian tau tidak kenapa aliran sungainya jadi tenang….?? gak tau pak…. kita akan melaeati bendungan….kita akan meluncur 80 derajat ke bawah…..waaaaaaaaaaaaaaaahhh anak-anak histeris hahahah…

a6

Jeram 80 derajat dilewati dengan sempurna…hmm nyaman banget terjun 80 derajat sumpahhh…hahaha…..rasakan deh….gak bohong… wahhh dah panjang nih tulisan…dah dulu ya nanti disambung lagi….pokoknya puas banget  ber arung jeram di Cisadane….  sampai Finish di sekitar rancamaya…kami lanjutkan ke Villa milik pengelola arung jeram….aduhai vilanya mantabsss….makanan pun yag disediakan lenyap berpindah ke perut… da lapar tea…. hahaha….

Oleh: yukez | Februari 17, 2013

Bogor Belum Memiliki Jalur Sepeda

Bogor Belum Memiliki Jalur Sepeda

Bersepeda atau naik sepeda buat saya bukan hal yang baru, dari kecil saya sudah bersepeda bahkan hingga Tamat SMA saya selalu mengendarai sepeda ke sekolah. Selepas SMA saya melanjutkan pendidikan di kota Kembang, mulai saat itulah saya sudah tidak bersepeda lagi. Di saat usia sudah merangkak tahun ke 37 dimana kondisi tubuh sudah mulai merasakan keluhan-keluhan saya mengambil tindakan untuk bersepeda lagi. Kini di Kota hujan saya tinggal karena pekerjaan. Saban hari sabtu atau minggu saya sempatkan bersepeda mengelilingi kota Bogor, dari kebiasaan lama yang baru saya jalani kembali inilah saya mendapatkan banyak hal, mulai dari dari mendapatkan teman baru yang bersepeda, tukang bengkel sepeda, lebih mengenali sudut-sudut kota Bogor beserta kehidupan masyarakatnya.
Ada hal lain yang membuat sedikit tidak nyaman kalau bersepeda di Kota, yaitu rasa aman. Aman bersepeda dalam hal ini, Dimana dengan Kondisi dan situasi lalu lintas Kota Bogor yang terkenal dengan Kota sejuta angkot ( karena saking banyaknya angkot di Kota Bogor) saya perlu ekstra hati-hati. terutama saat berkendara di pusat kota, Angkot, Bus, kendaraan roda empat pribadi beserta motor kadang sedikit tak melihat pengendara bersepeda. Seperti di jalan Surya Kencana, jalan ini jalan satu arah menuju Batu Tulis tapi banyak sekali pengendara sepeda motor yang mengambil jalan sebelah kiri sehingga kalau kita tidak hati-hati bisa tabrakan, mungkin tujuan pengendara motor tersebut hendak ke pasar bogor.
Mejeng di BNR

Tidak hanya di jalan satu arah, kadang di jalan -jalan lainnya juga seperti di jalan Pajajaran sepanjang warung Jambu sampai Botani Square keselamatan bersepeda terancam, begitu mepetnya kendaraan-kendaraan bermesin yang lebih besar dan kuat ke arah kiri jalan…tak ada pilihan lain untuk sepeda kecuali..mingiiiiirrrr….kalau tidak mau kesrempet.

Komunitas pengendara bersepeda di Kota Bogor sebenarnya sudah banyak, sebut saja ” komunitas Bike to work” , ” bike to school” atau komunitas bersepeda lainnya yang bertujuan untuk  berolahraga . Komunitas bersepeda jelas telah membantu program pemerintah untuk mengurangi polusi dan kemacetan sudah semestinya pemerintah Kota Bogor menyediakan fasilitas ” Jalur Sepeda” tidak cuma jalur ” Car Free Day”, seperti di kota-kota lainya semisal di Bandung , pemkot Bandung telah membuat jalur sepeda demi kenyamaan pengguna sepeda. Gambar di bawah ini salah satu jalur sepeda yang sudah ada di kota Bandung. Bogor …iraha nya???
Jalur Sepeda di Jalan Aceh Kota Bandung
Oleh: yukez | Februari 12, 2013

Mengajar Penjas : metode Demonstratif Parsial

kadang ketika akan mengajar kita bingung untuk memilih metode pembelajaran apa yang akan kita pakai yang cocok dengan materi yang akan kita ajarkan pada murid. Untuk pembelajaran Psikomotor seperti penguasaan teknik cabang olahraga memang membutuhkan strategi khusus yang jitu. apalagi pembelajaran pendidikan jasmani kadang menggunakan alat, dan alat tersebut adalah alat yang sama untuk di gunakan baik oleh siswa wanita maupun laki-laki.

nah….bagaimana untuk mengajarkan misalnya Teknik bermain bola basket dalam waktu 2 jam pelajaran atau sekitar 130 menit??? anak harus mencapai ketuntasan…..weeeleehhh cling strategi pembelajaran kuncinya….ini pengalaman saya waktu mengajarkan Permainan Bola basket dengan materi penguasaan teknik dasar bermain bola basket… teknik dasar yang akan di berikan adalah upper head pass, chest pass, bounce pass dan dribbling….bagaimana mengajarnya? dan yang paling penting..siswa tidak banyak tinggal diam tapi aktif bergerak… bingung? gak usah bingung….
begini sodara…sodara….
pertama: Buat lingkaran….lalu di tengah ada seorang siswa sebut saja siswa A…. mulai dulu dengan satu bola..lakukan teknik yang paling mudah misalnya bounce pass…., seorang siswa yang berdiri melingkar sebut saja siswa B1. menghadap lingkaran melakukan bounce pass pada siswa A yang berada di tengah kemudian setelah bounce pass…siswa B1 ini lari….ke posisi siswa A yg ada di tengah…sebelum siswa B1 sampai di tengah,… siswa A melakukan bounce pas ke siswa B2 yang mengelilingi siswa A..lalu lari menempati posisi yang di tinggalkan siswa B1 tadi. begitu selanjutnya.

Kedua: lakukan mulai dengan satu buah bola, lalu jika dilihat siswa sudah cukup menguasai lakukan dengan 2 bola dan 2 siswa di tengah…atau sampe 4 bola dengan 4 siswa di tengah…ketika bola bertambah banyak maka lathan ini akan semakin seru….

ketiga: lakukan latihan ini dari tenknik yang paling mudah misalnya bounce pas..lalu latihan upper head pass mulai dari satu bola sampe 4 bola… begitu juga tekbik yang lainnya.

yang terakhir: ajak siswa bermain bola basket dengan aturan yg di modifikasi, bagi siswa menjadi 2 regu, lalu bermain lah bola basket tapi hanya menggunakan bounce pass saja….. ketika siswa sudah mulai mahir dengan bounce pas, tambah aturan …misalnya boleh menggunakan chest pass.. jadi hanya bounce pass dan chess pas saja yang boleh di gunakan…disini mulai siswa semangat bermain basket. secara tidak sadar mereka sebenanrnya sedang melakukan latihan penguasaan teknik….satu persatu..dan akhirnya  sampe ditambah teknik upper head pass..lalu ditambah drible….maka pembelajaran akan berakhir dengan meriah..dan menyenangkan….
coba deh….
kalau saya amati teknik pembelajaran ini disebut teknik pembelajaran demonstartif parsial…pas gak sih dengan pengertiannya yang mengatakan bahwa pembelajaran deminstratif adalah metode pembelajaran dengan cara memperagakan. sedangkan metode parsial adalah metode pembelajaran yang mengajarkan materi perbagian dulu..sedikit demi sedikit sampai akhirnya semua materi tuntas diberikan secara bertahap.

Oleh: yukez | September 29, 2012

KURANGI SAMPAH DENGAN REVERSE OSMOSIS

REVERSE OSMOSIS di Aula bawah

Ada pemandangan lain di dalam lingkungan SMA PLUS YPHB Kota Bogor semenjak awal oktober lalu. terutama di sekitar Aula bawah dan di dekat wastafel kantin.

Pemandangan baru tersebut rupanya berupa tersedianya airmineral siap minum. atau lebih dikenal dengan air minum “Reverse Osmosis” .

Reverse Osmosis merupakan teknologi Alat Penyaring Air Murni. Dengan Alat ini kita tidak perlu lagi memasak Air dan dijamin kesehatan bagikita yang mengkonsumsi Air hasil penyaringannya.

Bagaiman cara kerja dan struktur alat Reverse Osmosi (R.O ) tersebut sehingga mampu menghasilkan air sehat siap minum? PROSES Penyaringan Air Minum R.O. terdiri dsari 5 tahap sebagai berikut

1. SEDIMEN FILTER :Menyaring partikel yang besar seperti kotoran, lumpur, pasir, debu, karat, bahan mikro, kapur.

2. GAC Carbon ACTIVED: Menyaring bau, warna, rasa tak sedap, bahan kimia organik dan klorin.

3.CTO CARBON BLOCK: Memiliki 2 fungsi sebagai Sedimen 10 mikro dan karbon aktif yang menyerap bau, warna, rasa tak sedap, bahan kimia organik dan klorin tahap lanjutan.

4.REVERSE OSMOSIS MEMBRANE:Membuang seluruh pencemaran kimia, bakteri dan virus hingga tingkat terkecil 1/10000 micron, sehingga mengahsilkan Air Murni ( H2O ).

5.POST-CARBON FILTER : Mengembalikan rasa, dan menghilangklan bau tak sedap sehingga menghasilkan Air dengan rasa alami.

SMA YPHB menyediakan R.O dengan tujuan awalnya yaitu 1. Mengurangi julah sampah palstik sisa air minum mineral. 2. menyediakan Air minum yang sehat utnuk siswa siswi SMA YPHB secara gratis.. heheheh…

semoga dengan keberadaan R.O mampu meningkatkan derajat kesehatan siswa /siswi SMA PLUS YPHB Kota bogor.

R.O (Reverse Osmosis)

Oleh: yukez | September 23, 2012

Curug Cilember- Surganya “Begonia ( merah)”

Begonia sp

Jika anda melakukan trekking ke curug cilember dari curug 7 sampe curug 1 mungkin anda tidak akan menjumpai kenakaragaman serta kekayaan flora dan fauna hutan curug cilember. tapi jika anda melakukan kegiatan trekking dengan cara membelah jalur trekking menyusuri punggungan hutanya atau menerobos jurang -jurang curug cilember..khusunya pada ketinggian 1200 meter mdpl atau sekitar lokasi curug 5. maka anda akan menemui sebaran begonia sp ( warna merah yang menakjubkan. Saya begitu takjub melihat kekayaan curug cilember, sempat berhenti beberapa saat untuk meperhatikan sekeliling jurang dan menikmati sebaran tanaman hias begonia sp berwarna merah. sunnguh menakjubkan.

Begonia ini mempunyai ciri batang merah dan daun yang memerah darah. contras dengan wrna hijau semak belukar yang ada disana. Selain menjumpai Begonia merah, saya juga menemukan species capung jarum berwarna biru. sangat eksotis….sayang saya hanya bisa mengandalkan jepretan gambarnya denga kamera hp smartfren xtream …tapi lumayan lah setelah sedikit di edit picture ..hasil jepretannya agak terang hehehehe….

Capung jarum-biiru

Semoga begonia merah itu tetap bertahan dan berkembang di habitatnya ..di kawasan curug cilember.. Thankto Perum Perhutani yang telah menjaga kelestarian hutan curug cilember.

« Newer Posts - Older Posts »

Kategori