Oleh: yukez | April 22, 2012

Eksotisnya Gedung BPN Kota Bogor


Bogor adalah kota tua..siapa yang tak mengenal Bogor yang pada zaman nenek kita belum lahirpun kota ini menjadi pusat pemerintahan Kerajaan Pajajaran yang disebut Pakuan. Sebagi bagian dari Republik Inonesia, Bogor tak luput dari tangan penjajah Belanda. So..sudah tentu banyak peninggalan kolonial yang tersisa menjadi saksi bisu perjalanan dari bekas sebuah ibokota kerajaan nan masyhur ini. Eh…ntar dulu…negara kita gak cuma dijajah Belanda, sebelumnya Portugis pun pernah mengacak-acak Republik ini, tak ketinggalan negara Oshin pun menancapkan tangan serakahnya ….

Naaaahhhh yang namanya juga iseng..penulis baru selsai pulang fitness, ngelamun kayaknya…tiba-tiba di jalan Si Jalak Harupat , tepatnya di pertigaan jalan sempur dan Si Jalak Harupat mata saya tertarik untuk memotret salah satu banguan kolonial yang cukup unik bentuknya..bahkan cenderung eksotis..dan kagum pada kekuatan bangunan ini, entah peninggalan Nenek Moyang David Beckham atau peninggalan nenek moyangnya Van Der Saar ? yang jelas bangunan tersebut mencirikan bangunan kolonial.

Gedung kantor Badan Pertanahan Nasional Kota Bogor

Itulah bangunan sisa kolonial yang masih terawat dan bahkan masih dipakai  sebagai kantor Badan Pertanahan Nasional kota Bogor. Perhatikan betapa detailnya bentuk arsitektur tersebut, atapnya tak biasa..berbentuk bulan seperti bagunan Observatorium Boscha di bandung, atau seperti puncak Gunung Tampomas di Sumedang….hahahah ngelantur ya pengamatannya..kok nyambung ke gunung?  hadeuhh dasar orang gunung.. ya deh…maaf, kalau ada waktu mungkin penulis akan tanya pada pengelola gedung mengenai sejarah  gedung tersebut. ok deh..sampai jumpa lagi di Bogor Heritage Berikutnya……


Responses

  1. setelah sekian lama melupakan blognya pak ukas, entah kenapa ga sengaja membuka blog yang cukup lama dan punya catatan mengenai seseorang seperti saya. hahahahahahaha.
    sebenarnya kalau dari sudut pandang saya dari segi arsitektur gedung pertanahan tidak terlalu eksotis untuk gedung peninggalan jaman dahulu. tetapi suasana dan letak keberadaan gedung tersebut yang membuat orang yang lewat melihatnya eksotis. keberadaan gedung tua di bogor bagus, tetapi sungguh disayangkan apabila pemerintah kota tidak bisa merawat gedung-gedung tersebut akibat masalah ekonomi dan biaya seperti eksternalitas, marginal social cost, dsb.

    • TO Mr. Pabli Botax
      setelah sekian lama gak komentar di blog ini..seorang pabli yang aneh mulai berkeomentar denga gaya khas nya. memiliki sudut pandang tersendiri. hmmm iya mas pabli setiap org akan mempunyai raasa atau sudut pandang berbeda khususnya dalam melihat seni arsitektur kolonial, menurut saya suasananya gak begitu bagus…ada di depoan petigaan jalan sempur dan jalak harupat. coba kalau adanya di lembah gunung..wididddhhhh mantabss… hehe makasih mas pabli atas komentarnya….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: