Oleh: yukez | Desember 24, 2008

Jangan Angkuh Menghadapi Alam.


Jangan Angkuh Menghadapi Alam.

Kejadian ini dialami pada Saat diadakanya Pendidikan Dasar Ekskul Pecinta Alam (P.A) di SMA tempat saya mengajar. Kebetulan saya sebagai Pembina Ekskul tersebut.

Hari pertama, merupakan hari pemberangkatan ke lokasi Pendidikan Dasar (PD) ke Gunung Bunder. Semua peserta berkumpul di sekolah. Semua peserta dan para senior terlihat mempacking ulang carrier masing-masing . Saat yang lain sibuk, saya pun sibuk. Datanglah salah seorang siswa yang sangat ku kenal yang merupakan peserta PD juga, saya keget dan kahawatir setelah melihat dia datang dengan membawa daypack yang gak penuh, daypack ukuran gak teralu kecil gak terlalu sedang juga kempes (gak penuh sarat beban) ringan sekali bawaannya. Saya bertanya dalam hati nih anak udah tau belum kalau ini acara gak main-main, gak Cuma camping. Ini acara PD Pecinta Alam, dia kelas X. Namanya Saka (nama disamarkan). Udah datang telat eh…..senyum kuda pula dia. Trus dengan nada ringan setengah teriak dia berkata pada temen-temennya. “Eh ngapain lo pada bawa bawaan segede karung, lihat nih bawaan gw ringan aja. Gw nih Cuma bawa sarung doang sama mi instant. Payah kalian, susah dan berat tauuuu, nyiksa diri aja kalian ini”.

Deg…!!!! Saya kaget untuk ke dua kalinya. Nih anak ngomong gak disaring deh. Tapi ok lah biarin aja, Alam akan berbicara nanti, alam akan memakan kalimat yang diucapkannya tadi, so…biarkan alam bicara. Saya percaya ini, bukan nyumpahin si Saka tapi Pengalaman telah memberi tahu saya akan hal-hal yang dipandang sepele.

Kami siap berangkat, setelah wakasek kesiswaan memberikan wejangan , kami berdoa dan berphoto, lalu wakasek kesiswaan melepaskan keberangkatan kami, saya perintahkan anak-anak agar naik ke truk BRIMOB yang kami sewa.

Tiba di Gunung bunder kira-kira pas maghrib, dan hujan sudah turun dari tadi. Kami tidak langsung ke lokasi, tapi transit dulu di warung-warung yang ada di sana. Hujan telah reda, kamipun langsung menuju lokasi PD. Cukup jauh dari lokasi yang biasa di pakai camping. Kedalam hutan lagi dan terus..masuk naik dengan menmbus pakatya malam.

Akhirnya tibalah kami dilokasi PD. Kami dirikan tenda dan memasak. Karena malam ini acara pertama akan dimulai yaitu trekking malam hari atau jurit malam. Dengan materi-materi tiap pos berbeda. Saya dan anak-anak senior sudah menunggu di pos masing masing. Dan giliran kelompok si Saka menghampiri pos kami. Pos kami adalah pos bayangan, artinya pos yang materinya terserah penjaga pos, semaunya..jadilah pos ini adalah pos yang cukup di takuti hihihii tahu deh materinya apa….!?!?!?

Dari pagi saya sudah ingin menguji fisik dan mental si Saka, nih anak dari tadi keliatan cukup “ngeleyed” (agak susah diatur) mungkin karena sudah kenal saya dari awal masuk sekolah ini ( maklum kakaknya adalah alumni SMA ini juga).

Kembali ke si Saka, setelah dia menghampiri pos kami. Ujian pun di mulai, saya Tanya dia mengenai arah mata angin, dia gak tahu… (buk….deg…plak…), hahaha., trus saya tanya cara nyari arah mata angin

Dengan melihat tanda-tanda alam. Hmmm yang ini dia tau, tapi disuruh dipraktekkan ehh mentok,…. Maka terjadilah (dug …begh…plak….) hahaha……. Trus belum puas atas hukuman keasalahan si Saka, para senior pun naik pitam….eh lw kuat ya…gak pake jaket..lw hebat ya..gak bawa sleeping bag… salut gw ama lw Sa… (kata senior kelas 12). Maka diapun mengajukan pertanyaan yang dijawab dengan sangat salah oleh si Saka. Hmmmmm hukuman diberikan pada si saka. Si Saka disuruh push-up sampe dadanya nyentuh tanah, tahu gak tuh tanah udah dikencingin sama anak kelas 12. trus kelompok si Saka disuruh guling-guling di tanah yang sudah bersimbah air kencing (hahahah mantaffff)….pasti deh badan mereka harum semerbak membaui seluruh hutan ini…. Trus aja para senior memperlakukan si saka seperti kambing yang akan di korbankan, kalau gak saya stop ughhh.. entah sampai kapan penderitaan si Saka akan berhenti…..liatnya kasian juga, dia cungar-cengir kayak kuda habis jatuh ke selokan.

Hari Ke-2. Siswa baru calon anggota PA sudah dibangunkan pagi-pagi buta, mereka telat bangun, gak pada shalat subuh, mungkin tidur mereka nyenyak setelah acara jurit malam. Atau mereka gak bisa tidur sama sekali karena tendanya (shelternya) full aero dinamis, masuk angin hutan dari depan dan belakang . Kasihan banget nih anak baru, pake tenda dari jas hujan hahahaha…. Tapi begitulah Pendidikan Dasar….namanya juga Dasar…

“Heiiiiii..banguuuuuunnnn” enak banget ya kalian tidur! Lupa shalat subuh hah” ??? begitulah teriakan para kakak kelas, membahana memecahkan kesunyian hutan gunung Bunder dan membangun kan seisi penghuni hutan dari mulai cacing tanah sampe semut merah juga monyet yang sedang tertidur lelap, tanpa terkecuali para peserta PD. Buru buru bangun dengan mata masih rapat dipaksakan terbelalak, dan nyawa yang belum masuk ke dalam raga, jadilah mereka bangun seperti vampire yang udah 200 tahun baru dibangkitkan oleh sang dukun….

“ Baris yang rapih”…..Plak…plak…plak….debh…debh..debh… jeduk. Suara apaa tuh (hihihihi). Lumayan kini mata mereka terbuka. Saya gak ketinggalan. Untuk menjedag jedug si Saka yang sok kenal deket itu….habekgh…habekgh…..plakk..plakk..!! “kalian bangun kesiangan”, gak ada yang Shalat subuh, oleh karena itu kalian akan diberi tahu cara berwudhu di alam, yang bener….!!! “ Semuanya ke sungai” (bentak senior sok galak). Semua Peserta PD akhirnya berbaris di sungai yang berrrrrrr… wesss… cessssssssss… airnya sangat dingin menusuk tulang. Lalu komando pun dimulai..” ambil sikap push-up diair….brekkk. semua peserta menurunkan dadanya ke air , sambil push-up entah berapa ratus kali. Lalu mereka disuruh berbalik badan. “ Lakukan sikap Sit-up di air….” Hahahaha…..penderitaan mereka ternyata belum berakhir… tampak 2 orang siswa puteri yang memang cuma 2 orang itu yang berjenis kelamin wanita. Tampak kedinginan dan badanya mulai bergetar. Beberapa siswa laki-laki malah tambah semangat untuk tetap berendam di air yang sedingin es..huh dasar cowo. mantafffff….!!! , dan si Saka, kelihatan masih tegar tapi dengan bibir yang tampak biru dia coba menegar-negarkan dirinya dari dinginnya air sungai Hutan Gunung Bunder. Ceritanya selesailah acar rendam-rendaman. Trus speserta disuruh untuk shalat subuh dan memasak karena materi masih akan berlamhgsung di hari ke2 ini. Si Saka nampak masih segar….Gila nih anak pikirku, tidur gak pake sleeping bag, Cuma pake sarung doing, trus gak pake shelter dari poco Cuma beratap pohon pinus doing , masih bias bertahan, Salut buat lo Sa… dalam hati saya berkata semikian. Setelah makan acara dilanjutkan dengan materi yang lainnya…..si saka masih saja keliatan kuat. Hari kedua ini peserta diberi materi tentang navigasi darat, pembuatan bivoak, dan trecking membelah bukit.

Kira- kira sampai siang kegiatan ini berlangsung. Tepatnya sampai shalat zhuhur menjelang. Semua baik panitia maupun siswa kembali sitirahat dan makan. Ketika sedang makan saya mendapat laporan bahwa 2 orang peserta gak mungkin melakukan kegiatan dikarenakan sakit. Wahhh gawat kebayang deh di kepala beban tanggung jawab.. gila saya sudah bikin anak orang sakit di tengah hutan ini, siapa yang sakit ternyata dua-duanya anak cowo, yaitu si F… dan si Saka. Sisaka tampak memerah wajahnya karena suhu badannya panas, Persis kayak udang baru di angkat dari penggorengan, dan panas badannya tinggi, si F akhirnya saya putuskan untuk dipulangkan, sedangkan si Saka gak mau dipulangkan. Ok..deh akhirnya si Saka kita kasih obat dan tidur istirahat saja di tenda panitia. Rasain lo…..

Saya tersenyum ..an berkata dalam hati, hmmm… ternyata apa yang saya bayangkan waktu awal berangkat terjadi, ini lah jawaban alam atas keangkuhan manusia, yang merasa jagoan, merasa perkasa, merasa kuat menghadapi kekuatan alam. Baru juga 1 malam ½ hari udah gak bias ngomong apa-apa, dah gak bias bergerak, baru juga dikasih masuk angina dah kerepotan. Jadi pelajaran yang sangat berharga adalah, jangan pernah angkuh menghadapi alam, siapkan segaa perlengkapan yang mendukung dan membuat kita nyaman…..

Ok deh sampai jumpa di cerita selanjutnya…

Salam Lestariiiiiiiiiii…..


Responses

  1. wah ade gw dbkin bhan cerita!!!

    tpi k lah!!!lucu jga!

    tpi sapa yg sruh guling2 di tanah air kencing!!!

    • hahah…tapi kan jadi terkenal heehh sory atuh..cuma buat cerita ajah …hehehe…

  2. mantap lh klo bgitu,….semoga berhasillll!!!
    lanjutkan…mcem SBY aj g

    • To: Paksi.
      hahahah…siap dilanjutkan lah haha..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: